IT In Supply Chain

Ada beberapa IT atau teknologi informasi yang diterapkan dalam supply chain management, di antaranya SAP (System Application and Product In Data Processing).

SAP ini adalah singkatan dari “System Analysis and Program Development ( in German : Systemanalyse und Proggrammentwicklung ) yang ditemukan oleh Wellenreuther, Hopp, Hector, Plattner, dan Tschira pada tahun 1972. Yang kemudian berganti menjadi “Systems Application and Products in Data Processing” pada tahun 1977. “SAP”yang dikenal pada saat ini adalah sistem R/3-nya yang sudah teruji oleh perusahaan-perusahaan dunia dalam menjalankan bisnisnya, yang lebih dikenal dengan SAP R/3. Sebelum sampai ke generasi R/3, SAP sudah melewati tahap R/1 dan R/2. Selain sistem R/3 yang terkenal banyak juga solusi-solusi bisnis lainnya antara lain SAP BI (Business Intelligence) yang digunakan untuk Data Warehousing, SEM (Strategic Enterprise Management), SCM (Supply Chain Management), CRM dan masih banyak solusi-solusi bisnis lain yang ditawarkan oleh SAP untuk berbagai jenis bidang usaha di dunia.

Tujuan Penggunaan SAP (System Application And roduct In Data Processing) :

Untuk mengurangi jumlah biaya dan waktu yang digunakan untuk mengembangkan dan  menguji menguji semua program yang terdapat didalam perusahaan. Untuk itulah banyak perusahaan beralih ke penggunaan tool-tool yang terdapat di aplikasi SAP ini.

SAP Supply Chain Management (SAP SCM) 

SAP SCM adalah yang paling Tua dalam komponen SAP Business Suite. Mengubah sebuah Mata rantai pasokan ke pelanggan yang dinamis yang berpusat pada jaringan rantai pasokan, SAP SCM memungkinkan Perusahaan untuk merencanakan dan memudahkan perusahaan jaringan logistik Dan sumber daya yang bergabung untuk membentuk sebuah Supply chain.

  SAP Supply Chain Management memungkinkan kolaborasi, perencanaan, pelaksanaan dan koordinasi seluruh jaringan pasokan dari pemasok ke produsen ke grosir ke pengecer ke consumer. Modul SAP Business Suite memberikan organisasi kemampuan unik untuk melakukan proses bisnis yang penting dengan perangkat lunak modular yang dirancang untuk bekerja dengan SAP lainnya dan perangkat lunak non-SAP. SAP SCM menyediakan fungsionalitas yang luas untuk memungkinkan jaringan pasokan responsif dan dapat diterapkan dengan baik pada SAP maupun software non-SAP.

Keunggulan SAP SCM Bagi Bisnis :

  1. —Dengan SAP SCM, perusahaan dapat mendeteksi dan merespon dengan cepat adanya perubahan dan memanfaatkan peluang baru.
  2. —Dengan menawarkan kerangka informasi umum yang mendukung komunikasi dan kolaborasi, SAP SCM memungkinkan organisasi untuk beradaptasi secara lebih baik dan untuk memenuhi permintaan pelanggan.
  3. —Melacak dan memonitor kepatuhan menjadi lebih mudah di berbagai bidang seperti lingkungan, kesehatan, dan keselamatan.
  4. —Transparansi informasi dan real-time business intelligence dapat meminimalisir siklus cash-to-cash. Mengurangi tingkat persediaan dan meningkatkan perputaran persediaan di seluruh jaringan sehingga dapat menurunkan biaya keseluruhan.

Data di SAP :

Tipe data yang terdapat dalam sistem SAP:

1.Data Transaksi

  • Data yang digunakan untuk melakukan transaksi di SAP, contoh: membuat purchase order
  • Setiap transaksi akan tersimpan di dalam satu dokumen tertentu

2.Master Data

  • Data utama yang harus dibuat dengan benar supaya transaksi bisa dilakukan, contoh: material master, vendor master, customer master
  • Master data tersimpan secara terpusat dan digunakan oleh seluruh modul aplikasi dalam sistem SAP

Modul-modul dan Produk SAP :

Setelah semakin banyak perusahaan yang menggunakannya, SAP mengembangkan produknya sesuai dengan berkembangnya kebutuhan perusahaan. Produk-produk ini disebut SAP Business Suite. Berikut adalah beberapa produknya: 

  • CRM– Customer Relationship Management
  • SRM– Supplier Relationship Management
  • PLM– Product Lifecycle Management
  • SCM– Supply Chain Management
  • APO Advanced Planner and Optimizer
  • e-Procurement
  • FSCM– Financial Supply Chain Management
  • EHS– Environment Health and Safety
  • SEM– Strategic Enterprise Management
  • BI– Business Intelligence
  • EWM– Extended Warehouse Management

Keuntungan Menggunakan SAP :

  1. SAP merupakan table drive customization software.
  2. Sehingga perubahaan persyaratan bisnis dapat dilakukan dengan cepat menggunakan sekumpulan program umum.
  3. Penambahan program sumber menggunakan User-exits
  4. Perangkat seperti variasi layar untuk melakukan pengesetan terhadap atribut field baik itu untuk disembunyikan, ditampilkan atau menjadikan field utama.

Perkembangan SAP :

Sejak pertama kali launch tahun 1972 hingga sekarang, SAP sudah melakukan banyak sekali perkembangan seiring perkembangan teknologi. Evolusi SAP dimulai dari R/1 (1 tier), R/2 (2 Tier – Mainframe), R/3 (3 Tier – Client Server) hingga sekarang mencapai konsep SAP NetWeaver karena kemampuan accesiblity dari berbagai perangkat. Semenjak kemunculan SAP NetWeaver pada tahun 2004, secara teknologi SAP mulai berkembang dari aplikasi client- server menjadi aplikasi berbasis Service Oriented Architecture. Tiga modul utama masih menjadi core yang kemudian dikenal sebagai ECC (Enterprise Core Module) dengan dilengkapi beberapa teknologi pendukung seperti Enterprise Portal (EP), Business Intelegence (BI), Process Integration (PI), Mobile Infrastructure (MI), yang kemudian solusi ini diperkenalkan ke ranah publik sebagai MySAP ERP Solution. Selain Solusi MySAP ERP, mulai pertengahan dekade ini, SAP juga memasarkan beberapa solusi lain seperti MySAP CRM (Customer Relationship Management), MySAP SCM (Suply Chain Management) dan beberapa solusi lain.

Daftar Pustaka

Abdillah, L. A. (2017). Business Modeling – Supply Chain Management.  Retrieved from http://blog.binadarma.ac.id/mleonaa/teaching/business-modeling-supply-chain-management/

Firdaus, O. M., Hartati, V., Prambudia, Y., & Saptadi, S. (2015). Supply Chain Management.

Simchi-Levi, D., Simchi-Levi, E., & Kaminsky, P. (1999). Designing and managing the supply chain: Concepts, strategies, and cases: McGraw-Hill New York.

Sudianto, E., Abdillah, L. A., & Andryani, R. (2013, September). Analisis dan perancangan e-supply chain management pada distribusi karet olahan. Paper presented at the Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi V 2013 (Semnastik2013) Hotel Aryaduta, Palembang.

http://octavia-chaniago.blogspot.co.id/2011/01/sap-system-application-and-product-in.html,          diakses 17 Mei 2017.

http://stevanus.id/berkenalan-dengan-sap/, diakses 17 Mei 2017.

http://rizwan1107.blog.widyatama.ac.id/2016/03/14/artikel-sap/, diakses 17 Mei 2017.

http://www.monsoonacademy.com/article/2862/Gambaran-Singkat-Tentang-SAP-Supply- Chain-Management-(SAP-SCM)-.html, diakses 17 Mei 2017.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s